Tensi Darah Digital (Fungsi Kegunaan)

Tensi darah digital merupakan salah satu jenis alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah secara otomatis. Alat tensi darah digital ini terdiri dari berbagai macam tipe atau model. Semua tipe atau model dari alat tensimeter digital ini bertujuan untuk mengetahui tekanan darah yang dimiliki oleh orang yang melakukan pengukuran tekanan darah. Tensi darah digital lebih praktis untuk digunakan mengukur tekanan darah sehingga banyak orang, bahkan kalangan nonmedis menggunakan alat tensi darah digital ini.



tensi darah digital
Tensimeter Digital Omron


Alat tensimeter digital pada masa sekarang ini mudah diperoleh di toko alat-alat kesehatan. Toko alat-alat kesehatan banyak menjual berbagai alat untuk keperluan kesehatan termasuk tensimeter digital ini. Spesifikasi yang dimiliki dari alat tensimeter digital pun bermacam-macam. Dimulai dari alat tensimeter digital yang sederhana yang hanya dapat mengukur tekanan darah saja, sampai dengan alat tensimeter digital yang dapat mengukur tekanan darah, mengukur denyut jantung, mendeteksi pergerakan tubuh, mendeteksi denyut jantung yang tidak normal dan sebagainya.

Alat tensimeter digital yang sederhana biasanya hanya dapat mengukur tekanan darah pada skala tertentu. Misalnya saja pada skala tekanan sistolik 180 mmHg. Apabila ditemukan tekanan darah sistolik di atas 180 mmHg maka pada alat tensimeter digital tersebut akan menunjukkan tanda E atau error pada layar monitor. Artinya pengukuran tekanan darah tidak dapat dilakukan dengan menggunakan alat tensimeter digital tersebut sehingga pengukuran tekanan darah harus diulang dengan menggunakan alat tensimeter digital dengan kemampuan di atasnya atau bisa juga menggunakan tensimeter manual.

Fungsi Alat Tensi Darah Digital

Sesuai dengan namanya, alat tensi darah digital berfungsi untuk mengukur tekanan darah secara digital atau otomatis. Penentuan nilai tekanan darah dari pengukuran yang dilakukan dapat diketahui secara langsung melalui layar monitor. Berbeda halnya jika kita melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter manual. Penentuan nilai tekanan darah ditentukan berdasarkan bunyi korotkoff pertama dan terakhir yang terdengar. Bunyi korotkoff pertama yang terdengar menunjukkan nilai dari tekanan sistolik, dan bunyi korotkoff terakhir yang terdengar menunjukkan nilai dari tekanan diastolik. Selain mendengarkan bunyi korotkoff pertama dan terakhir kita juga harus melihat nilai yang ditunjukkan pada skala saat bunyi korotkoff pertama dan terakhir tersebut terjadi. Tentunya hal ini sulit untuk dilakukan bagi sebagian orang. Namun, lain halnya bagi petugas kesehatan yang terbiasa melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter manual.

Dulu untuk melakukan pengukuran tekanan darah dilakukan dengan bantuan alat tensi darah manual dengan stetoskop. Namun, pada masa sekarang ini terdapat alat pengukur tensi darah yang bersifat otomatis yaitu alat tensi darah digital. Alat tensi darah digital ini penggunaannya cukup praktis. Cukup dengan memasang manset pada lengan tangan bagian atas atau bagian bawah kemudian tekan tombol start/stop dan biarkan alat tensimeter digital tersebut bekerja dengan sendirinya. Tidak lama kemudian hasil pengukuran tekanan darah akan tertera pada layar monitor alat tensimeter digital tersebut.

Alat tensimeter digital memiliki ketahanan yang cukup lama asalkan pemeliharaan alat tensimeter ini dilakukan secara benar dan teratur. Pemeliharaan alat tensimeter digital dapat dilakukan dengan cara membersihkan manset dari alat tensimeter digital tersebut dengan menggunakan kain lembut dan sabun. Jangan gunakan cairan lainnya untuk membersihkan manset tensimeter digital, jangan dicuci atau merendamnya di dalam air detergen.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Omronhealthcare.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Terima kasih untuk Like/comment FB :