Harga Tensimeter Air Raksa yang Murah

Harga tensimeter air raksa yang dijual di toko alat-alat kesehatan berkisar di atas 500 ribu rupiah. Harga tensimeter air raksa tersebut dapat dikatakan lebih mahal bila dibandingkan dengan tensimeter jarum atau aneroid. Tentu saja harga tersebut merupakan harga yang pantas bagi tensimeter air raksa karena tensimeter air raksa memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tensimeter jarum atau aneroid. Salah satu keunggulan dari tensimeter air raksa ialah ketahanannya. Tensimeter air raksa ini lebih awet digunakan dibandingkan dengan tensimeter jarum atau aneroid.



harga tensimeter air raksa
Tensimeter Air Raksa GEA


Tensimeter air raksa menghasilkan pengukuran tekanan darah yang akurat. Namun, kita harus hati-hati dalam menggunakan tensimeter air raksa ini. Jangan sampai air raksa yang ada pada tabung tensimeter tersebut pecah atau rusak karena bila air raksa tersebut pecah atau rusak dapat menyebabkan hasil pengukuran tekanan darah yang invalid.

Harga Tensimeter Air Raksa yang Murah

Harga tensimeter air raksa yang murah dengan harga jual di bawah 500 ribu rupiah dapat Anda peroleh di Toko Alkes. Tensimeter air raksa tersebut dijual dengan harga berkisar 200 ribu rupiah sampai dengan 300 ribu rupiah. Salah satu merek dari tensimeter air raksa yang dijual dengan harga murah ialah tensimeter air raksa dari merek GEA. Tensimeter air raksa ini tidak kalah bagusnya dengan tensimeter air raksa lainnya. Tentunya dengan harga yang cukup murah menjadikan tensimeter air raksa ini menjadi salah satu pilihan alat pengukur tekanan darah yang digunakan.

Harga tensimeter air raksa yang murah juga sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Oleh karena itu, dalam penggunaannya tensimeter air raksa yang murah ini diperlukan kehati-hatian karena mudah rusak. Pemeliharaan terhadap alat tensimeter air raksa yang murah ini pun perlu dilakukan secara teratur dan yang terpenting ialah sebelum membereskan ataupun memindahkan alat tensimeter air raksa yang murah ini, pastikan agar pengunci air raksa telah tertutup dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar air raksa tidak rusak.

Tensimeter air raksa digunakan untuk mengukur tekanan darah secara manual dengan bantuan alat lainnya yaitu berupa stetoskop. Stetoskop ini selalu menjadi pasangan tensimeter air raksa dalam melakukan pengukuran tekanan darah secara manual. Tensimeter air raksa digunakan sebagai parameter yang menunjukkan nilai dari tekanan darah yang diukur. Sedangkan stetoskop berfungsi sebagai penentu tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik dan diastolik ditentukan melalui bunyi korotkoff pertama dan terakhir yang terdengar melalui stetoskop. Stetoskop pada saat pengukuran tekanan darah dipasang tepat di bagian arteri brachialis. Stetoskop ditempatkan demikian guna untuk mendengarkan bunyi yang di hasilkan oleh pembuluh darah.

Sebelum menentukan tekanan sistolik dan diastolik melalui stetoskop, pertama-tama manset dari tensimeter air raksa di pasang pada lengan tangan bagian atas. Lalu raba arteri radialis yang berada pada bagian pergelangan tangan. Pompa manset sampai arteri radialis yang diraba menjadi tidak teraba. Setelah itu, naikkan 30 mmHg dari nilai arteri radialis tidak teraba. Kemudian buka balon pengunci dan dengarkan bunyi korotkoff pertama dan terakhir yang dapat terdengar melalui stetoskop.

Bunyi yang pertama atau korotkoff pertama menunjukkan pada angka yang menjadi tekanan sistolik, sedangkan bunyi yang terakhir atau korotkoff terakhir menunjukkan pada angka yang menjadi tekanan diastolik.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: tokoalkes.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar



Terima kasih untuk Like/comment FB :