Bagian bagian Tensimeter Air Raksa

Bagian bagian tensimeter air raksa terdiri beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing. Bagian bagian tensimeter air raksa ini dapat mendukung tensimeter tersebut bekerja untuk mengukur tekanan darah seseorang. bagian bagian tensimeter air raksa ini terdiri dari manset atau cuff, selang, bola tensi atau bulb, tabung skala, dan air raksa. Air raksa ini hanya dimiliki oleh tensimeter jenis air raksa saja, sedangkan untuk tensimeter jenis lainnya tidak memiliki air raksa untuk digunakan dalam pengukuran tekanan darah.


Bagian bagian Tensimeter Air Raksa

Tensimeter air raksa

Prinsip Kerja Bagian bagian Tensimeter Air Raksa 

Pada dasarnya prinsip kerja dari bagian bagian tensimeter air raksa ini berhubungan satu sama lain untuk melakukan pengukuran tekanan darah. Prinsip kerja bagian bagian tensimeter air raksa dalam mengukur tekanan darah ini sama dengan prinsip kerja dari U-Tube Manometer. U-Tube Manometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suatu tekanan. Tekanan dapat di ukur dengan cara menggunakan tinggi kolom yang terdapat pada tabung yang berisikan cairan yang bersifat statik atau liquid statik dalam menentukan tekanan.

Selain itu, pada prinsip kerja bagian bagian tensimeter air raksa ini terdapat manset yang digunakan pada bagian lengan dan ditekan dengan tekanan di atas arteri brachialis sehingga manset mengembang. Kemudian pada saat manset mengembang pun air raksa di dalam tabung iku meningkat. Setelah ditekan kemudian tekanan diturunkan sehingga manset mengempis. Pada saat manset mengempis, akan terjadi penurunan air raksa dalam tabung. Untuk menentukan tekanan sistolik maupun diastolik diambil dari stetoskop yang dipasang pada arteri brachialis. Dengan mendengarkan bunyi pertama dan terakhir saat air raksa menurun pada tabung yang menunjukkan suatu skala merupakan hasil dari tekanan sistolik dan diastolik dari pasien yang diperiksa.

Apabila dilihat dari prinseip kerja bagian bagian tensimeter air raksa, pasien itu sendiri bertindak sebagai objek pemeriksaan. Kemudian cuff atau manset bertindak sebagai penahan laju aliran darah khususnya alira darah dari arteri brachialis. Kemudian bulb dan valve atau pemompa manset bertindak sebagai pemberi tekanan udara pada manset dan air raksa. Untuk bagian air raksa yang berada dalam tabung bertindak sebagai measure unit yaitu sebagai penentu hasil pengukuran. Di dalam tabung itu sendiri terdiri dari skala yang menunjukkan tekanan darah. Skala dari tensimeter air raksa ini dapat mencapai skala 300 mmHg.

Pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter air raksa ini di awali dengan pemasangan manset pada bagian lengan atas, tepatnya di atas arteri brachialis. Kemudian stetoskop di simpan pada lipatan siku dalam tepatnya di tempat arteri brachialis berada. Sebelumnya stetoskop yang di letakkan pada rteri brachialis tersebut dipastikan terlebih dahulu dalam keadaan terbuka. Cara mengecek bahwa stetoskop tersebut terbuka Anda dapat menggosok stetoskop pada telapak tangan. Bila terdengar suara berarti stetoskop telah terbuka. Apabila tidak terdegar suara berarti stetoskop dalam keadaan tertutup. Untuk membuka stetoskop apabila tertutup dapat dilakukan dengan cara memutar kunci stetoskop yang terdapat pada bagian bell atau diafragma stetoskop.

Setelah stetoskop di tempatkan pada arteri brachialis, kemudian manset dipompa dengan menggunakan bulb atau balon pemompa. Sambil tangan kita yang lain meraba arteri radialis yang berada pada pergelangan tangan. Pompa sampai arteri radialis tidak teraba. Setelah arteri tidak teraba, air raksa akan menunjukkan suatu angka. Dari angka yang di tunjukkan, naikkan 30 mmHg dengan memompa lagi bulb tersebut. Kemudian buka secara perlahan pengunci pompa hingga manset mengempis sambil mendengarkan bunyi pertama dan terakhir dari stetoskop.





Oleh : Bidan Rina

Sumber :
  • ilmuelektromedik.blogspot.com 
  • tokoalkes.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :