Tensimeter (Alat Pengukur Tekanan Darah)

Tensimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Setiap manusia memiliki jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh dan dialirkan melalui pembuluh darah. Karena jantung memompa maka timbullah tekanan, tekanan darah dapat berubah secara alami setiap saat. Pada orang dewasa tekanan darah biasanya lebih tinggi dibandingkan anak dan bayi. Tekanan darah juga dapat menjadi salah satu indikator kesehatan seseorang, oleh sebab itu setiap kali kita berobat ke dokter tensi darah selalu diperiksa.

Tekanan darah seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu antara lain usia, penyakit tertentu, faktor keturunan, aktifitas fisik, stress dan kelainan pada organ tubuh tertentu. Dalam mengukur tekanan darah ada 2 hal penting yaitu batas atas dan batas bawah. Batas atas menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung, dan disebut tekanan sistole/sistolik. Batas bawah menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastole/diastolik.


 tensimeter
Tensi digital

Tensimeter digital dan manual

Tekanan darah diukur dengan satuan mmHg, yaitu berapa mm air raksa (Hg) yang diangkat oleh tekanan tertentu. Tekanan darah normal menurut Kementerian kesehatan adalah 80/120 mmHg, artinya batas atas/sistolik 120 dan batas bawah/diastolik 80.

Teknologi alat tensi yang digunakan saat ini ada 3 yaitu air raksa, aneroid atau jarum dan digital:

1. Tensi air raksa
tensimeter
Alat tensi air raksa

Sesuai dengan namanya tensimeter ini menggunakan air raksa untuk menampilkan hasil pengukurannya. Air raksa dilewatkan pada pipa kapiler kaca berskala lalu diberikan tekanan pada manset yang dilekatkan pada pergelangan tangan pasien dengan cara memompa balon tensi. Untuk mengetahui hasilnya diperlukan alat batu berupa stetoskop untuk mendengarkan sistolik dan diastoliknya.

Penggunaan alat tensi air raksa memerlukan keterampilan tertentu yang biasanya dimiliki oleh ahli kesehatan seperti dokter, perawat dan bidan. Oleh karena itu tensimeter ini kebayakan digunakan di rumah sakit, klinik dan praktek dokter.

Tensimeter air raksa memiliki keunggulan akurasinya yang tinggi namun kelemahannya ukurannya besar da besat sehingga sangat repot untuk dibawa kemana mana.

2. Tensimeter aneroid atau jarum


tensimeter
Tensimeter aneroid 

Secara umum cara kerjanya sama dengan tensimeter air raksa, bedanya hasil pengukurannya ditampilkan menggunakan jarum seperti halnya jarum jam. Komponen utama tensimeter aneroid ada 3 yaitu :
  • Pompa/bulb
  • Manset/cuff
  • Gauge atau jarum penunjuk hasil pengukuran
Seperti halnya tensimeter air raksa, penggunaan tensimeter jarum ini juga memerlukan keterampilan tertentu dan diperlukan alat tambahan yaitu stetoskop.

3. Tensi digital
 tensimeter
Tensi digital

Adalah alat tensi yang menggunakan komponen elektronik didalamnya dan menampilkan hasil pengukuran dalam bentuk angka digital. Pada tensimeter digital standard biasanya informasi hasil pengukuran yang ditampilkan ada 3 yaitu :
  • Sistolik atau batas atas.
  • Diastolik atau batas bawah.
  • Heart rate atau jumlah detak jantung dalam 1 menit.
Namun seiring kemajuan teknologi, tensimeter digital modern dapat menampilkan informasi tambahan selain 3 hal diatas yaitu antara lain :
  • Mampu mendeteksi jika ada kelainan detak jantung atau ketidak teraturan detak jantung
  • Mampu mendeteksi kesalahan penggunaan alat
  • Mampu mendeteksi jika seseorang diukur pada saat yang tidak tepat
Untuk pemakainan secara pribadi dirumah alat tensi digital yang paling cocok, selain cara penggunaannya mudah informasi hasil pengukuran yang ditampilkan juga lebih lengkap.

Jual tensimeter

TokoAlkes® adalah Toko Alat Kesehatan dan Kedokteran yang memiliki ijin untuk menjual dan menyalurkan alat kedokteran, silahkan hubungi kami di :

www.tokoalkes.com

Telp : 0851 0117 9366 / 022 2032522,
SMS / Whats App : 0822 144 623 86 / 08112 2345 05
BBM : 29EAB6F3

atau boleh konsultasi datang langsung ke toko kami di Jl. Pasir kaliki no. 239 B bandung (melayani pengiriman ke seluruh Indonesia).

Harga alat tensi

Harga alat tensi bervariasi tergantung tipe (air raksa, aneroid atau digital). Tensimeter aneroid harganya paling murah ada yang dibawah 100 ribu rupiah, sedangkan yang paling mahal tensi digital dengan tipe tertentu, misalnya merk omron tip HEM 7221 harganya diatas 1,6 juta, namun ada tensi digital yang harganya di kisaran 250 ribu an. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi kami di alamat tersebut atau klik di toko online kami www.tokoalkes.com

Tensimeter Omron

tensimeter
 Alat tensi digital Omron HEM 6111 lengan bawah

Omron adalah perusahaan yang berasal dari negeri sakura Jepang, memasarkan beberapa macam tipe alat tensi digital merk Omron. Tipe tensi lengan atas yang dipasarkan di Indonesia antara lain HEM 7111, HEM 7203 sampai yang paling canggih antara lain HEM 7221. Tipe tensi lengan bawah (wrist) yaitu Omron HEM 6111.



Terima kasih untuk Like/comment FB :